Ketua PGRI Sumsel Ucapkan Selamat kepada Unifah Rosyidi usai Putusan PK

Daftar Isi


Palembang, — Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Sumatera Selatan, Bukman Lian, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Unifah Rosyidi atas penetapannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar PGRI periode 2024–2029.

Penetapan tersebut berdasarkan putusan Peninjauan Kembali Nomor 32 PK/TUN/2026 yang diputuskan pada 5 Mei 2026.

Bukman mengatakan pihaknya optimistis kepemimpinan Unifah akan membawa PB PGRI menjadi organisasi yang semakin solid dan mampu memperkuat perjuangan guru di Indonesia.

"Atas nama keluarga besar PGRI Sumatera Selatan, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Ibu Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan mampu membawa PGRI semakin kuat, bersatu, dan menjadi rumah besar perjuangan bagi seluruh guru di Indonesia," kata Bukman dalam keterangannya, Selasa (19/5).

Menurutnya, dunia pendidikan saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi, transformasi digital, hingga tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, ia menilai peran PGRI menjadi sangat penting dalam menjaga marwah profesi guru sekaligus mendorong peningkatan kompetensi dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Bukman berharap kepemimpinan Unifah dapat memperkuat solidaritas organisasi serta meningkatkan perlindungan profesi guru di berbagai daerah.

"Kami berharap kepemimpinan beliau dapat memperkuat solidaritas organisasi, meningkatkan perlindungan profesi guru, serta terus memperjuangkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan di Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan, guru memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan pendidikan dinilai penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.

Selain itu, Bukman mengajak seluruh pengurus dan anggota PGRI untuk terus menjaga persatuan organisasi serta memperkuat semangat pengabdian bagi kemajuan pendidikan nasional.

"Guru adalah fondasi masa depan bangsa. Ketika guru kuat, profesional, dan sejahtera, maka masa depan pendidikan Indonesia juga akan semakin cerah," katanya. (fra)